Engkau Pagiku

Engkau, Seperti pagi yang selalu kunantikan
Saat embun embun kerinduan mulai jatuh perlahan mencium tanah
Aku malam yang menanti dalam gulita
Sepi dan dingin mengkhidmati kilau senja
Kekasih, kuncup luka ini bermekaran
Mereka mawar-mawar berduri yang membisikkan kenangan
Engkau, kumbang jalang yang menyesap luka-luka itu perlahan
Kenangan-kenangan silam layu berguguran

Kekasih, hanya pagi yang dapat membuatku teringat padamu
Pagi mengajarkanku cara tersenyum
Seperti engkau yang selalu membuatku bersyukur
Lewat doa-doa subuh yang selalu ku rapal kepada-Nya
Kutitipkan namamu di sela-sela jemariku yang meminta

Kekasih, mencintai dirimu membuatku teringat akan dosa
Mencintaimu juga mengingatkanku akan luka
Aku hanya bisa terdiam
Menyimpanmu rapat dalam sajak-sajak cinta rahasia


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s