Gara-gara hujan

Malam ini mendung, tangis langit akhirnya pecah.
Aku bersama Tono nekat pulang menembus hujan.
Basah kuyuplah kami sesampai di rumah yang kebetulan sedang sepi.

“Sayang, aku carikan baju ganti dulu”

“Iya” sahut Tono

Lalu Tono mengganti bajunya.
*Ternyata badan pacarku kekar juga!* batinku
Tono pun menatapku yang masih mengenakan kemeja putih basah tadi.

“Brr..bra item kamu kelihatan..”

Kami saling tatap, lalu mendekat, mendekap, kami kebablasan..

***

Sebulan kemudian..

Duh! Pagi ini kepalaku pusing, perut mual-mual.
Sayup-sayup terdengar lagu dari televisi yang ditonton mama.
*Ku hamil duluan, sudah tiga bulan…gara-gara pacaran tidurnya berduaan..ku hamil duluan, sudah tiga bulan..*

“Kak, denger deh, lagunya lucu, tapi jangan ditiru!” Teriak mama sambil terkekeh.

*mati aku!*


2 thoughts on “Gara-gara hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s