Sebuah lagu

Lagu itu terngiang terus di telingaku, kebaya warna ungu sudah kusiapkan.

Besok akan menjadi hari kehilangan paling membahagiakan. Adi sahabatku besok menikah.

KRINGGGG~

“Besok jangan lupa datang “

“Iya”

“Nyanyi ya”

“Baiklah, spesial buat kamu”

“Makasih, beb”

“He em”

*klik*

 

***

 

I heard, that your settled down.
That you, found a girl and your married now.
I heard that your dreams came true.
Guess she gave you things, I didn’t give to you~

 

 

Akhirnya permintaannya kukabulkan, semoga dia bahagia.

Sebenarnya aku jatuh cinta pada Adi sejak pertama bertemu, setahun lalu.

Kalau saja bukan karena cincin yang melingkar manis di jemarinya.

 

 

Cinta adalah berkah dari Tuhan yang seharusnya tak disimpan dalam keheningan~


5 thoughts on “Sebuah lagu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s